Belum Menikah, Ini 9 Fakta Tentang Rocky Gerung

profil rocky gerung lengkap - nepal


Meski sering muncul di televisi, tapi tidak banyak media yang mengangkat kehidupan pribadi Rocky. Jika kamu penasaran dengan kehidupan cinta Rocky Gerung, simak terus artikel biografi lengkapnya berikut.

1. Belum Beristri

Jika kamu mengunjungi artikel biodata dan profil lengkap ini untuk mencari tahu siapa nama istri Rocky Gerung, perlu kamu tahu bahwa hingga saat ini beliau memang belum menikah. Meski sudah berusia lebih dari setengah abad, sang profesor memang tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dirinya akan segera membina rumah tangga atau memiliki pasangan.

Dalam sebuah acara talkshow, sempat muncul pertanyaan untuk Rocky mengenai wanita dan pernikahan. Alih-alih menjabarkan hubungan asmaranya, pada kesempatan itu ia justru berkata bahwa wanita itu indah sebagai fiksi, tapi buruk sebagai fakta.

2. Tidak Pernah Mengambil Honor Mengajar

Meski pernah mengajar di salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia, Rocky Gerung mengaku tidak pernah menikmati honor mengajarnya. Saat ada yang menanyakan tentang bayaran mengajar, ia bergurau bahwa honor mengajarnya di Universitas Indonesia tidak seberapa dan hanya cukup untuk membayar tol. Ia lantas menyumbangkan honor mengajarnya selama ini ke civitas akademika Universitas Indonesia.

Padahal, ia mengajar mahasiswa S1 hingga S3 di Universitas Indonesia dari tahun 2000–2015. Salah satu murid bimbingan Rocky Gerung yaitu artis ternama Indonesia, Dian Sastrowardoyo.

3. Pendidikan

Menurut biografi dan profil yang beredar di internet, Rocky Gerung lahir pada 20 Januari 1959 di Kota Manado, Sulawesi Utara. Ia terdaftar sebagai mahasiswa Ilmu Filsafat, tapi sempat belajar di Fakultas Ilmu Politik Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional selama dua tahun.

Ia juga mengaku sebelumnya pernah berkuliah di jurusan teknik dan hukum sebelum masuk ke Universitas Indonesia. Semua studinya tidak ada yang ia selesaikan, kecuali di jurusan Filsafat pada tahun 1986.

4. Senang Belajar dan Berdebat

Seperti yang diketahui dan disebutkan pada profil dan biografi singkat di atas, ada banyak jurusan studi yang dipelajari oleh Rocky Gerung. Ia tidak hanya suka belajar di kelas tapi juga langsung ke lapangan dan berdebat. Menurut salah satu pengakuan temannya semasa kuliah, Rocky memang orang yang senang belajar.

Ia juga bercerita dulu dirinya dan Rocky sering pergi ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk belajar dengan pakar politik apabila sedang bosan belajar di kelas. Dengan pakar-pakar tersebut, mereka akan berdiskusi hingga bahkan berdebat panjang. Selain ke LIPI, mereka juga sering pergi ke Sekolah Ilmu Sosial (SIS) di Cikini, Jakarta untuk melakukan hal serupa.

Rocky Gerung sendiri pernah mengakui bahwa debat baginya bukan hal buruk, justru sebagai ajang tukar tambah ilmu dan pemikiran. Baginya, ketika bicara debat politik, segala urusan dan kebijakan berasal dari hasil perdebatan. Itulah sebabnya ia senang berdebat dengan orang.

Meski senang belajar dan lulus kuliah tahun 1986, tetapi ternyata sang profesor hingga kini mengaku belum pernah mengikuti wisuda. Ia mengatakan bahwa ijazah hanya tanda bahwa seseorang pernah bersekolah, bukan pernah berfikir. Karena itulah, ia merasa tidak membutuhkan ijazah dan tidak menyelesaikan studinya yang lain.

5. Suka Naik Gunung

Jika kamu melihat Instagram dan Twitter Rocky Gerung, kamu bisa melihat banyak foto-foto saat dia sedang melakukan wisata alam, terutama di gunung. Memang salah satu hobi lelaki berkacamata satu ini adalah mendaki gunung.

Baginya, kebahagiaan ketika berada di puncak gunung itu nikmatnya bukan main dan tak tertandingi. Ia menjelaskan, dalam perjalanannya mendaki sebuah gunung, ia akan diuji melalui rintangan berat yang berbahaya. Sehingga akan sangat melegakan ketika dapat lolos dari rintangan berat tersebut.

Bagi kamu yang baru mengetahui fakta ini setelah membaca artikel profil dan biodata Rocky Gerung, tidak ada salahnya untuk mengunjungi instagram beliau. Sebab, ada banyak foto-foto pemandangan yang indah. Siapa tahu, kamu jadi memiliki motivasi untuk pergi berlibur ke puncak gunung.


6. Dosen Tidak Tetap Universitas Indonesia

Rocky Gerung mengakui bahwa dirinya pernah mengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, tapi sudah berhenti sejak tahun 2015. Perguruan tinggi ternama tersebut memang tidak merekrutnya sebagai dosen ataupun staf pengajar tetap. Meski begitu, Rocky sendiri diceritakan mengajar mahasiswa dari S1 hingga S3.

Dalam sebuah acara televisi swasta yang membahas profil lengkap Rocky Gerung, terlontar pertanyaan seputar pemecatannya dari Universitas Indonesia. Di acara tersebut, Rocky mengungkapkan bahwa dirinya yang memecat UI, bukan sebaliknya. Sebab, ia tidak pernah mendaftar di UI, justru perguruan tinggi itu yang memintanya mengajar.

7. Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi

Selain sebagai tenaga pengajar, Rocky Gerung juga merupakan peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D). Dalam profil pengurus P2D, disebutkan dengan lengkap bahwa bidang riset Rocky Gerung berfokus pada HAM, teori keadilan, kesetaraan, dan pengarusutamaan gender.

8. Pendiri SETARA Institute

SETARA Institute for Democracy and Peace adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang melakukan penelitian dan advokasi tentang demokrasi, kebebasan politik dan hak asasi manusia. Dibangun pada tahun 2005, organisasi ini mengkampanyekan kebebasan beragama, demokrasi, dan kebebasan sipil.
  
Sang profesor merupakan salah satu pendiri dari lembaga swadaya masyarakat tersebut. Dalam pendirian lembaga ini, ia dibantu oleh beberapa aktifis dan politikus HAM lainnya di Indonesia, misalnya K.H. Abdurrahman Wahid, Dr. Ir. Pramono Anung, Hendardi, dan masih banyak lagi.

9. Penulis Buku

Sebelum membaca artikel profil lengkap dan biografi Rocky gerung ini, tahukah kamu bahwa sang profesor pernah menerbitkan buku? Wajar jika kamu tidak tahu, sebab buku tulisan kritikus ini tidak seperti buku cerita populer yang lucu atau novel romantis yang sering bertengger di rak best seller. Ingin tahu apa saja karya beliau? Simak terus ya!

Pada tahun 1991, Rocky menuliskan buku pertamanya yang berjudul Teori Sosial dan Praktek Politik bersama dengan Brian Fay dan Budi Murdono. Buku keduanya terbit pada tahun 2006, berjudul Hak Asasi Manusia: Teori, Hukum, Kasus. Kedua buku yang ditulisnya merupakan salah satu buku yang banyak menjadi referensi dalam ilmu sosial politik.

Selain menulis buku, Rocky juga cukup aktif membuat publikasi dalam bentuk jurnal dan paper ilmiah. Tercatat sudah ada lima publikasi dalam rentang waktu sepuluh tahun, dari 2007 hingga 2017. Hampir semua topik papernya berkaitan dengan hak asasi manusia.

Belum Menikah, Ini 9 Fakta Tentang Rocky Gerung Belum Menikah, Ini 9 Fakta Tentang Rocky Gerung Reviewed by Admin on Desember 20, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Subscribe Us

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.